Nakhoda KM Santika Nusantara Meringkuk

0
38

Surabaya, Expostnews.com – Nakhoda Kapal Motor (KM) Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Madura, Kamis (22/8/2019), akhirnya dijebloskan tahanan. Mauru, nakhoda kapal milik PT Jembatan Nusantara (JN) itu diketahui mendekam di penjara Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jatim.

“Di Ditpolair,” kata Manager Operasional PT Jembatan Nusantara, Sutarto dikonfirmasi wartawan terkait posisi dan status nakhoda KM Santika Nusantara, Senin (10/9/2019).

Pernyataan singkat Sutarto tersebut sekaligus menegaskan keterangan yang disampaikan Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jatim AKBP Darman. Dikatakan, nakhoda dijerat Pasal 302 ayat 1 jo Pasal 117 ayat (2) huruf a dan c UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. “Ditahan sejak, 30 Agustus 2019,” ungkapnya.

Sekadar mengingat, KM Santika Nusantara yang berlayar dari pelabuhan keberangkatan, Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin, diinformasikan terbakar. Api yang melahap kapal milik perusahaan pelayaran PT Jembatan Nusantara tersebut terjadi di perairan Masalembu, Sumenep, Kamis (22/8/2019), sekitar pukul 20.45 Wib.

Dilaporkan awal, total penumpang yang berada di kapal sebanyak 116 orang. Setelah posko korban dibuka, jumlah penumpang membengkak menjadi 277 orang. Sementara, proses evakuasi korban diperoleh 309 orang.

Dari keseluruhan penumpang tersebut, dilaporkan 3 orang sudah tidak bernyawa, 5 orang lain dirawat di Puskesmas Masalembu. Saat evakuasi selanjutnya, petugas menemukan lagi mayat dalam kapal.

Sementara, korban tewas dalam insiden KM Santika Nusantara tercatat atas nama, Bekti Tri dan Asfani merupakan ABK, Wiji dari Blora dan satu orang lagi masih proses identifikasi. Sedangkan, bangkai KM Santika Nusantara sudah ditarik ke wilayah perairan Gresik, Senin (2/9/2019) siang. (ms/why/sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here