PGN Dukung Bauran Energi Gas Bumi

0
12

Surabaya, Expostnews.com – Percepatan transformasi energi dari minyak bumi ke gas bumi yang menjadi program pemerintah mendapat dukungan penuh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Kebijakan bauran energi gas bumi yang menjadi perwujudan kemandirian energi ini diopmalisasi PGN melalui komitmen dengan mengembangkan berbagai infrastruktur gas bumi yang mampu menjangkau semua segmen pasar.

“Kebijakan ini juga menjadi bagian dari perwujudan bauran energi gas bumi sebesar 22 persen pada 2025 dan 24 persen pada 2050,” jelas Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dikonfirmasi, Minggu (1/9/2019).

Sebagai subholding gas, kata Rachmat Hutama, PGN akan mengambil peran di depan dalam program percepatan dan transformasi energi dari minyak bumi ke gas bumi. Hal ini seiring dengan bertambahnya populasi, termasuk meningkatnya aktivitas ekonomi, dan perubahan gaya hidup ke green energy yang akan mendorong kebutuhan gas bumi akan semakin besar.

“Komitmen PGN adalah menyediakan energi, baik gas bumi untuk rumah tangga dan para pelaku usaha dari berbagai sektor industri,” tuturnya usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PGN di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Dalam rangka mewujudkan penyediaan energi gas bumi tersebut, program pembangunan infrastruktur yang akan dibangun PGN, antara lain membangun jaringan pipa distribusi sepanjang 500 km, pipa transmisi 528 km, 7 LNG filling station untuk truk/kapal, 5 FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 fasilitas LNG untuk mensuplai kebutuhan berbagai segmen konsumen.

“Melalui sinergi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) dan entitas anak usahanya, PGN saat ini telah menjadi salah satu perusahaan energi gas bumi terbesar di ASEAN,” aku Rachmat Hutama.

Melalui upaya pemenuhan pasokan gas berbagai sumber dan dukungan infrastruktur yang akan dibangun, PGN berharap dapat menjadi perusahaan energi kelas dunia yang mampu memenuhi kebutuhan energi dalam negeri secara efisien. Strategi PGN ini sejalan dengan program pembangunan pemerintah dengan membangun berbagai infrastruktur untuk membuka akses daerah dan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru. 

“Gas bumi bukan lagi sebagai komoditas, melainkan sebagai bagian dari alat produksi yang akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi ekonomi nasional,” jelas Rachmat.

Ia menambahkan, sampai semester I 2019 PGN telah menyalurkan gas bumi sebesar 2.938 BBTUD. Rinciannya, volume gas distribusi sebesar 932 BBTUD, dan volume transmisi gas bumi sebesar 2.006 BBTUD. PGN melayani lebih dari 350.000 pelanggan dengan cakupan infrastrukur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 km, termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3800 km.

“Infrastruktur gas bumi merupakan investasi jangka panjang dengan risiko pasokan dan pasar yang belum terjamin. Namun risiko itu diambil PGN sebagai pionir pemanfaatan gas bumi agar ketahanan energi nasional semakin kokoh,” katanya. (ms/sa)

Berikut Susunan Pengurus Perseroan periode 2019-2024 hasil RUPSLB :

Susunan Direksi

Direktur Utama     : Gigih Prakoso Soewarto

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis    : Syahrial Mukhtar

Direktur SDM dan Umum    : Desima E. Siahaan

Direktur Infrastruktur dan Teknologi    : Dilo Seno Widagdo

Direktur Keuangan    : Said Reza Pahlevy

Direktur Komersial    : Danny Praditya

Susunan Komisaris

Komisaris Utama    : IGN Wiratmaja Puja

Komisaris    : Luky Alfirman

Komisaris    : Mohamad Ikhsan 

Komisaris    : Mas’ud Khamid

Komisaris Independen    : Paiman Rahardjo

Komisaris Independen    : Kiswodarmawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here