Sentuhan Ini Ubah OP Perak Layak Berlisensi WBK

0
11

Surabaya, Expostnews.com – Mengubah ataupun memperbaiki suatu bentuk untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya memang bukan perkara mudah. Apalagi, mengajak untuk total berubah dari kebiasaan lama menjadi fase pembiasaan yang memiliki integritas dan komitmen dalam lingkungan kerja yang harmonis, namun bertanggungjawab.

“Tapi, saya lagi mencoba mengubah,” yakin Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Perak Surabaya, Ir. Hernadi Tri Cahyanto, MT dalam pesan pendeknya, Jumat (3/5/2019).

Hal ini ia ungkapkan, menyusul pembenahan dan perbaikan sistem keorganisasian demi terwujudnya pelayanan prima kepada publik yang jauh dari tindak korupsi. Namun, ia mengaku, tetap meminta dukungan terhadap upayanya sejak menduduki posisi ‘orang nomor satu’ di Kantor OP Utama Tanjung Perak dalam menciptakan peran kelembagaan pemerintah yang lebih dinamis, tertata dan memiliki karakter. “Mohon support-nya,” pinta Hernadi di pesan singkat WhatsApp-nya.

Menurutnya, pembenahan tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai aspek terkecil hingga yang terlihat publik. Keinginan ini, kata Hernadi, merupakan komitmen untuk mengubah mindset minor dan mengembalikan image lembaga pemerintah yang berwibawa. “Saya coba ubah agar bisa mendapatkan predikat WBK,” ungkapnya.

Berdasar pantauan, Kantor OP Utama Tanjung Perak Surabaya, perlahan namun pasti terus berbenah, mulai dari sisi internal sumber daya manusia (SDM), hingga dari sudut pandang fisik gedung perkantorannya. Tak berlebihan, jika upaya berbenah tersebut karena alasan menjadikan OP bagian dari lingkungan regulator pelayanan publik milik pemerintah yang berintegritas.

“Ya. Karena, komitmen berubah itu harus total, meski ada tahapan yang tetap harus dilalui dalam menjunjung tinggi kesolidan integritas di masing-masing individu. Selain sistem kinerja, pembenahan fungsi gedung juga turut menjadi perhatian kami,” sambung Azhar Karim, Kasubbag Keuangan Kantor OP Utama Tanjung Perak terpisah.

Menilik fisik gedung regulator berlantai 3 ini, Azhar mengungkapkan, telah merenovasi dan mendesain berbagai sisi dan sudut tampilan instansi di bawah naungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan RI tersebut. Sentuhan ‘tangan dingin’ Azhar yang ditunjang kemampuan meracik komposisi interior dan eksterior bangunan itu semakin menjadikan Kantor OP Utama Tanjung Perak layak mendapat predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Saya belum tahu pastinya kapan tim WBK melakukan penilaian. Semoga tidak salah, kira-kira akhir Mei ini penilaiannya. Tapi, yang pasti, kami komitmen berbenah menjadi lebih baik,” cetus sarjana hukum ini.

Sebelumnya, Kantor OP Utama Tanjung Perak merenovasi bangunan bekas basecamp Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak sebagaimana layaknya menjadi pelayanan publik bagi para pengguna jasa pelayaran/maritim. Ruang khusus yang terpisah di sisi timur gedung induk tersebut, telah difungsikan sejak awal 2019 lalu. (ms/sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here