Tak Ingin Ribut, Egan Ajak Kadin Jatim Bekerja

0
24

Surabaya, Expostnews.com – Kunjungan kerja (kunker) Eddy Ganefo, selaku Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Indonesia ke Jawa Timur, Jumat (6/9/2019), semakin menguatkan keberadaan Kadin Jatim yang kini tengah dirundung dualisme kepemimpinan. Dalam silaturrahim di Graha Zabalnur, Jl Jambangan Kebon Agung Surabaya, Eddy berpesan, agar anggota Kadin Jatim tetap bekerja dan berbuat demi perekonomian Indonesia yang lebih sejahtera.

“Kenapa harus ribut-ribut. Kami hanya ingin membangun ekonomi dan menggerakkan pengusaha, khususnya UKM/UMKM, agar masyarakat ini sejahtera. Bila perlu, mafia-mafia itu kita berantas,” tandas Eddy Ganefo didampingi Basa Alim Tualeka, Waketum Sutan Kasidhal SE dan semua anggota di struktur kepengurusan Kadin Jatim.

Untuk itu, Eddy tidak ingin memperpanjang masalah dan melibatkan diri dalam hal pengakuan legalitas organisasi maupun keanggotaan Kadin di pusat dan daerah, terlebih lagi Kadin Jatim. Alasannya, Kadin Jatim di bawah kendalinya sudah sesuai aturan yang berlaku, seperti UU No.1 Tahun 1987, serta memenuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) maupun peraturan organisasi yang di antaranya penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin Indonesia tahun 2013 lalu.

“Terpilih lah Pak Rizal Ramli dalam Munaslub itu. Kemudian, Kadin menggelar Munas yang hasilnya saya terpilih untuk menggantikan Pak Rizal yang saat itu diangkat sebagai Menteri Koordinator Maritim,” ingat Egan, panggilan akrab Eddy Ganefo.

Merujuk hal tersebut, lanjut Egan, semua anggota/pengurus Kadin, termasuk di Jawa Timur, ada di bawah kepemimpinan Basa Alim Tualeka sebagai Ketua Kadin Jatim. Dengan begitu, ia meminta, tidak ada lagi persoalan yang mengungkit dualisme di tubuh Kadin. “Jadi, tidak perlu diperdebatkan lagi,” tandas Egan saat disinggung legitimasi organisasi di bawah naungannya tersebut.

Ia juga tidak akan terlalu menanggapi serius terkait tudingan maupun upaya gugatan hukum terhadap organisasi yang dipimpinnya. Egan hanya memastikan, Kadin yang dipimpinnya memilki tugas penting untuk membangun ekonomi dan melakukan pembinaan usaha kecil menengah/usaha mikro kecil dan menengah (UKM/UMKM).

“Itu tugas kita sesuai amanat UU No.1 Tahun 1987. Apalagi, yang sekarang dilakukan Pak Alim (Basa Alim Tualeka, red) adalah pembinaan kepada UKM/UMKM, termasuk kegiatan ekspor ke negara lain,” cetusnya. (sa/ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here