Tri dan ITS Sepakat Manfaatkan Jaringan 5G

0
52

Surabaya, Expostnews.com – Operator seluler 3 (Tri) Indonesia merangkul Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjalin kerja sama pemanfaatan jaringan 5G. Selain kerja sama, melalui acara bertajuk, ‘Future is Now #IndonesiaTanpaBatas’ tersebut juga dilakukan uji coba jaringan 5G untuk kali pertama di Gedung Pusat Robotika ITS, Kamis (5/9/2019).

“Kehadiran teknologi 5G akan mengubah seluruh sektor kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan,” kata Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng yang akrab disapa Ashari ini dalam sambutannya yang ditampilkan melalui teknologi hologram.

Sebagai digital eco campus, kata Ashari, ITS menaruh perhatian besar terhadap perkembangan jaringan komunikasi berbasis jaringan 5G tersebut. Guru besar Teknik Elektro ini juga menekankan, kolaborasi teknologi informasi dan industri merupakan sebuah keniscayaan. “Yang menjadi tugas bersama adalah bagaimana teknologi 5G ini mampu dimanfaatkan oleh kampus serta industri,” ingatnya.

Menyinggung masa depan pemanfaatan jaringan 5G tersebut, Ashari mengatakan, civitas akademika ITS menyambut baik jaringan 5G. Menurutnya, banyak riset yang bisa dilakukan mahasiswa maupun dosen ITS yang membutuhkan jaringan 5G untuk memaksimalkan teknologi yang dibuatnya.

“Kekalahan yang dialami tim robotika ITS di Korea beberapa waktu lalu akibat ketertinggalan penggunaan jaringan yang masih menggunakan 4G. Untuk itu, jaringan 5G sangat dibutuhkan dalam riset robot autonomous yang diprakarsai mahasiswa ITS,” ulasnya.

ITS sendiri, lanjut Ashari, sejak tahun 2012 lalu telah melakukan riset terhadap frekuensi yang dapat digunakan jaringan 5G. ITS juga banyak memiliki riset yang berkaitan dengan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), serta cloud computing. “Kehadiran 5G sangat membantu,” aku Azhari.

Dikatakan, perkembangan jaringan telekomunikasi tersebut, ke depannya akan sangat berpengaruh pada sistem pembelajaran di kampus. Keberadaan 5G akan memudahkan kuliah secara virtual, meski ITS telah beberapa kali menerapkan kelas virtual dalam pembelajarannya.

“Kami optimistis ketersediaan jaringan 5G akan jauh memudahkan program tersebut. Saat ini (kuliah virtual di ITS, red) belum pakai hologram. Tapi, selama jaringan 5G tersedia maka fiturnya akan lebih lengkap nantinya,” yakinnya.

Ia juga menjelaskan, sistem kelas virtual yang didukung jaringan 5G ini akan memungkinkan ITS menjangkau mahasiswa yang berada di daerah yang jauh, Sehingga, pembelajaran tidak harus dilakukan dengan bertemu muka di Surabaya.

“Banyak tantangan baru bagi generasi muda di dunia modern ini. Dengan jaringan internet yang andal sangat memudahkan pemuda untuk belajar dan berkarya secara global. Maka penting bagi kami berkolaborasi dengan institusi pendidikan guna membantu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) unggul Indonesia,” sambung Kepala Kantor Pemasaran 3 Indonesia, Dolly Susanto.

Pada saat bersamaan, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo, Dr Ir Ismail MT turut mendukung pemanfaatan jaringan 5G di kampus. Sebagai fasilitator dan akselerator dalam acara tersebut, Ismail menambahkan, jaringan 5G tidak hanya menekankan pada kecepatan transfer data, melainkan juga pada pemanfaatan di sektor-sektor prioritas lainnya, seperti, pendidikan.

“Dengan ini, dosen di kampus ternama seperti ITS dapat mengajar mahasiswa di daerah terpencil tanpa berpindah tempat dan terhalang delay jaringan,” katanya.

Dalam kegiatan uji coba ini dibuka langsung Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang dihadirkan melalui hologram. Sebagai rangkaian akhir kegiatan ini, dilakukan talk show yang juga menghadirkan narasumber dari Dirjen SDPPI Kominfo Dr Ir Ismail MT, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng. Hadir juga, Kepala Laboratorium Propagasi dan Radiasi Gelombang Elektromagnetik ITS Prof Dr Ir Gamantyo Hendrantoro PhD. Tidak ketinggalan, Ketua Forum 5G Indonesia (F5Gi) Dr Sigit Puspito Wigati Jarot MSc yang hadir lewat sebuah proyeksi hologram live streaming langsung dari Jakarta.

Sementara, dukungan nyata terhadap peningkatan SDM unggul Indonesia, 3 Indonesia dan ITS menjalin kesepakatan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait pemberian beasiswa sebesar Rp 100 juta dari 3 Indonesia untuk mahasiswa ITS. (fat/sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here